Untuk kamu yang ada di sana,
Kutitipkan surat ini melalui angin
Untuk kamu yang tak tergapai,
Entah angin menyampaikannya atau tidak,
Aku akan tetap menulis
Tentang isi hatiku
Tentang kamu yang selalu terbayang di angan
Tentang kamu cahaya cerah yang menyilaukan
Tentang kamu angsa yang sangat elok
Aku lupa kalau aku hanyalah seekor itik buruk rupa
Aku masih saja menatapmu
Memikirkanmu
Dan mengharapkanmu
Tapi kini tak lagi,
Aku sudah menyadari segalanya
Aku tak lagi mengharapkan apa apa
Kecuali kebahagiaanmu
Pergilah ke tempat yang kau ingin
Aku tak akan mengekor
Aku hanya akan tetap menyimpan namamu di hatiku
Di tengah suara gemericik hujan Aku menangis dalam selimut Sayang sekali, detik ini desember sedang malam "Hujan Desember" tak dapat menghapus air mataku
Komentar
Posting Komentar