Langsung ke konten utama

~Seuntai kata yang disampaikan angin~

Untuk kamu yang ada di sana,
Kutitipkan surat ini melalui angin
Untuk kamu yang tak tergapai,
Entah angin menyampaikannya atau tidak,
Aku akan tetap menulis
Tentang isi hatiku
Tentang kamu yang selalu terbayang di angan
Tentang kamu cahaya cerah yang menyilaukan
Tentang kamu angsa yang sangat elok
Aku lupa kalau aku hanyalah seekor itik buruk rupa
Aku masih saja menatapmu
Memikirkanmu
Dan mengharapkanmu
Tapi kini tak lagi,
Aku sudah menyadari segalanya
Aku tak lagi mengharapkan apa apa
Kecuali kebahagiaanmu
Pergilah ke tempat yang kau ingin
Aku tak akan mengekor
Aku hanya akan tetap menyimpan namamu di hatiku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bingung

Aku diam Di tengah orang berlalu lalang Aku bingung Di tengah orang yang sedang mengejar asa Aku ini siapa? Aku ini ingin apa? Aku tak tahu Aku bingung Aku benci dengan diriku sendiri Seorang manusia tanpa asa Tanpa tujuan Bisakah aku bertahan hidup dengan kebingungan ini?

Hujan 🌧

Kuhentikan matahari Kini hujan merindukanku Mengangkat kabut dingin Ada yang berdenyut dalam diriku Menembus tanah kering Dendam yang dihamilkan matahari Dan rintik hujan Tak bisa kutolak, Hujan memaksaku ciptakan lautan kenangan