Awan hitam datang menghampiri
Menutupi segala mimpi
Petir yang mulai menggelegar
Melenyapkan semangat
Petir yang mulai menyambar
Mengenai mimpi yang masih tersisa
Membuatnya hangus,
Terbakar sia-sia
Hujan mulai turun,
Sedikit demi sedikit
Hingga menjadi deras dan alirkan memori
Tentang masa yang telah lalu
Tentang hari di mana kurangkai mimpi
Angin bertiup kencang
Menyapu memori yang terputar
Dan beterbangan tak berarah
Mengingatkan pada kenyataan
Air mata mengalir lebih deras
Matahari telah hilang dari diriku
Akankah datang pelangi setelah badai?
Di tengah suara gemericik hujan Aku menangis dalam selimut Sayang sekali, detik ini desember sedang malam "Hujan Desember" tak dapat menghapus air mataku
Komentar
Posting Komentar