Saat kau tak lagi punya tempat bersandar
Saat kau merasa tak dianggap
Tapi kau menahan semua itu
Tak ada respon yang berarti
Hanya tersenyum dan tetap tertawa
Bisakah kau tetap seperti itu?
Tidakkah kau merasa muak?
Untuk kamu yang ada di sana, Kutitipkan surat ini melalui angin Untuk kamu yang tak tergapai, Entah angin menyampaikannya atau tidak, Aku akan tetap menulis Tentang isi hatiku Tentang kamu yang selalu terbayang di angan Tentang kamu cahaya cerah yang menyilaukan Tentang kamu angsa yang sangat elok Aku lupa kalau aku hanyalah seekor itik buruk rupa Aku masih saja menatapmu Memikirkanmu Dan mengharapkanmu Tapi kini tak lagi, Aku sudah menyadari segalanya Aku tak lagi mengharapkan apa apa Kecuali kebahagiaanmu Pergilah ke tempat yang kau ingin Aku tak akan mengekor Aku hanya akan tetap menyimpan namamu di hatiku
Komentar
Posting Komentar